Energi Baru, Peneliti Jerman Turun ke Riau

| |

PEKANBARU (RP) - Pemerintahan Provinsi Riau kembali melakukan  pembahasan tentang pengembangan energi alternatif dengan peneliti dari Weyden, Jerman. Langkah ini dilakukan untuk langkah awal dalam melakukan penelitian bersama mengatasi krisis energi yang terjadi di Riau. Dalam pembahasannya disampaikan tiga energi baru yang akan dijajaki dalam waktu dekat ini.

Wakil Gubernur Riau, HR Mambang Mit mengatakan, kerja sama itu diwujudkan dalam bentuk penelitian sekaligus aplikasi yang dilakukan oleh pemerintah provinsi riau bersama ilmuan Jerman. Langkahnya dilakukan secara bertahap dengan melibatkan akademisi di Riau.

‘’Ada tiga energi baru yang akan diteliti dan langsung diaplikasi yakni sumber energi yang bersumber dari energi Matahari, Limbah industri dan biomasa. Apabila hasilnya menunjukkan nilai positif, maka akan dilanjutkan kerjasama selanjutnya dalam hal pembangkit listrik,” kata Wagubri usai pertemuan yang dilaksanakan di ruang Kenanga kantor Gubernur Riau, Rabu (6/7).

Pertemuan juga melibatkan Para Akademisi di Riau tersebut juga dihadiri beberapa perwakilan perusahaan se Riau, beberapa Perwakilan BUMD, Kepala Badan Promosi dan Investasi Riau Faisal Komar Karim, Kepala Badan Lingkungan Hidup Fadrizal Labay, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Prof Tengku Dahril dan beberapa perwakilan Satker di lingkungan Pemprov Riau.

Sementara itu, Ilmuan Jerman, Prof M Jaeger menyebutkan planning pengembangan ini sudah diterapkan beberapa negera maju dan dapat diterapkan di provinsi Riau.(rio)

Di Publikasikan oleh Sekretariat ISEI Pekanbaru Kategori .