Lifting Minyak Riau Capai 73,9 Persen dari Target
Lifting minyak untuk tahun 2011 hingga triwulan III mencapai 73,9 persen dari jumlah yang ditargetkan. Sisanya, optimis tercapai hingga akhir tahun.
Riauterkini-PEKANBARU-Berdasarkan rapat lifting yang dilakukan Dispenda Riau dengan BP MIGAS dan Kementrian ESDM RI pada tanggal 27 oktober 2011 lalu, tercatat produksi minyak Riau hingga triwulan III lifting minyak 2011 (desember 2010-Agustus 2011) 73,9 persen.
Menurut Kabid Retribusi PADL dan Dana Bagi Hasil Dispenda Riau, Jonli kepada Riauterkini Kamis (3/11/11) target pemerintah untuk lifting minyak dari Riau tahun 2011 ini sebesar 141,556 juta barel. Hingga Agustus lalu, pencapaian produksi minyak Riau yang masuk lifting mencapai 73,9 persen atau sebanyak 104,511.66 juta barel.
Dari jumlah tersebut, lifting dari Bengkalis sebanyak 57 juta barel, lifting dari Inhu sebanyak 482 ribu barel, lifting Kampar sebanyak 9,982 juta barel, lifting Rohul mencapai 500 ribu barel, lifting dari Rokan Hilir sebesar 15,121 juta barel, lifting Siak sebesar 18,554 juta barel, lifting Pelalawan sebesar 409 ribu barel dan lifting Meranti sebanyak 1,664 juta barel.
"Kita optimis jumlah yang ditargetkan pemerintah dalam lifting minyak nasional sebesar 141,556 juta barel akan tercapai. Karena masih ada waktu 3-4 bulan hingga akhir tahun. Sementara sisa lifting produksi minyak hanya sebanyak 33 juta barel saja," terang Jonli.***(H-we)
Riauterkini-PEKANBARU-Berdasarkan rapat lifting yang dilakukan Dispenda Riau dengan BP MIGAS dan Kementrian ESDM RI pada tanggal 27 oktober 2011 lalu, tercatat produksi minyak Riau hingga triwulan III lifting minyak 2011 (desember 2010-Agustus 2011) 73,9 persen.
Menurut Kabid Retribusi PADL dan Dana Bagi Hasil Dispenda Riau, Jonli kepada Riauterkini Kamis (3/11/11) target pemerintah untuk lifting minyak dari Riau tahun 2011 ini sebesar 141,556 juta barel. Hingga Agustus lalu, pencapaian produksi minyak Riau yang masuk lifting mencapai 73,9 persen atau sebanyak 104,511.66 juta barel.
Dari jumlah tersebut, lifting dari Bengkalis sebanyak 57 juta barel, lifting dari Inhu sebanyak 482 ribu barel, lifting Kampar sebanyak 9,982 juta barel, lifting Rohul mencapai 500 ribu barel, lifting dari Rokan Hilir sebesar 15,121 juta barel, lifting Siak sebesar 18,554 juta barel, lifting Pelalawan sebesar 409 ribu barel dan lifting Meranti sebanyak 1,664 juta barel.
"Kita optimis jumlah yang ditargetkan pemerintah dalam lifting minyak nasional sebesar 141,556 juta barel akan tercapai. Karena masih ada waktu 3-4 bulan hingga akhir tahun. Sementara sisa lifting produksi minyak hanya sebanyak 33 juta barel saja," terang Jonli.***(H-we)