Basko Group Siap Bangun Superblok Green City di Pekanbaru
Riauterkini-PEKANBARU- Sebuah superblok yang terdiri dari perkantoran, hunian dan pusat perbelanjaan modern segera dibangun di Pekanbaru. Namanya Superblok Green City yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman hingga ke Jalan Diponegoro. Pengembangnya Basko Group, kelompok usaha milik Basrizal Koto. Proyek yang dijadwalkan peletakkan batu pertama pada 10 Oktober 2011 tersebut bernilai Rp 600 miliar.
"Superblok Green City ini, nantinya akan menjadi icon baru Kota Pekanbaru dan merupakan komplek perkantoran, apartemen dan mal yang paling megah di Riau, mungkin di Sumatera," papar Basrizal Koto dalam jumpa pers di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Rabu (28/9/11).
Hadir dalam jumpa pers tersebut Kepala Cabang Bank Mualat Pekanbaru Bambang Setiawan. Pendanaan proyek prestisius tersebut dilakukan bank syariah pertama di Indonesia tersebut. Kemudian Ayuda Prihantoro, Pimpinan PT Waskita Karya di Provinsi Riau, BUMN tersebut dipercaya menjadi pelaksana pembangunan mega proyek tersebut. Jumpa pers dipandu Ketua Persatuan Wartawan Indonesi (PWI) Riau Deni Kurnia.
Dipaparkan Basrizal Koto, untuk pembangunan Mal Green City, diharapkan tuntas dalam setahun. Sementara untuk perkantoran dan apartemen dijadwalkan tuntas dalam dua tahun ke depan. "Jadi Oktober tahun 2013 seluruh komplek Green City, baik itu mal, apartemen maupun perkantoran sudah siap. Saya yakin Waskita mampu menyelesaikannya tepat waktu," optimisnya.
Lebih jauh Basrizal mengungkapkan, konsep Green City Mal berbeda dengan pusat perbelanjaan yang sudah ada di Pekanbaru. Mal ini didisain khusus untuk membangun citra dan gaya hidup kelas menengah atas. "Jadi kalau mau belanja produk bermerk atau brandit di Green City Mal nanti tempatnya," promosi tokoh yang juga Ketua Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Provinsi Riau tersebut.
Meskipun berada di satu komplek dan tergabung dalam Green City Superblok, namun tinggi bangunan ketiganya tidak sama. Untuk perkantoran setinggi 18 lantai, apartemen 16 lantai dan untuk mal hanya 4 lantai.
Sementara itu, Bambang Irawan menjelaskan, bahwa Bank Mualat akan memberikan kemudahan bagi konsumen Green City Superblok untuk menentukan durasi angsuran. "Ada beberapa pilihan, dari paling cepat 5 tahun sampai yang paling lambat 15 tahun. Karena ini berkonsep syariah, maka tidak ada bunga. Cicilannya tak berubah dari awal hingga akhir," jelasnya.
Sedangkan Ayuda dari Waskita memberikan ganransi, bahwa proses pembangunan Green City Superblok tidak akan menimbulkan gangguan lingkungan, karena pihaknya akan menerapkan teknis khusus dan paling baru. "Misalnya untuk menanam tiang pancang, kami tidak lagi menggunakan pukulan, seperti yang lazim dilakukan, melaikan dengan sistem tekan yang belum pernah dilakukan di Pekanbaru," jaminnya.
Ketika ditanya mengenai harga, Basrizal meyakinkan, bahwa pembeli tidak akan rugi, karena harga properti di Superblok Green City lebih murah dari rumah toko atau Ruko. "Setiap meter perseginya kita jual Rp 18 juta. Jumlah tersebut lebih murah dari Ruko," demikian penjelasannya.***(mad)